Pages
- Beranda
- Tentang Kami
- Program Training
- Testimoni
- Kerjasama Instansi
- Program CSR Perusahaan
- Konsultasi Kesehatan Remaja
- Konsultasi Anak
- Konsultasi Wirausaha Muda
- Program Outbound
- Konsultasi Psikologi Remaja
- Konsultasi Aktivis Remaja
- Konsultasi Kemuslimahan Remaja
- Konsultasi Belajar
- Konsultasi Seni Remaja
- Kontak Kami
- Galeri Foto
Kamis, 07 Maret 2013
"Lampu" anda meredup By: @DinarApriyanto
Aktivitas kehidupan manusia tak lepas dari Interaksi.Baik itu aktivitas kerja,menuntut ilmu,apalagi bisnis...bukankah begitu?! Tak jarang interaksi menimbulkan pengaruh baik,seperti mendapatkan nasehat, pengalaman berharga, dapat pekerjaan, atau juga dapat mitra bisnis.
Well,ada juga orang yg dgn interaksi justru kadang menarik energi negatif dari dlm dirinya. Tak jarang saya mendapatkan bertubi-tubi pertanyaan mengenai energi negatif interaksi manusia. Ada seorg karyawan yg mendadak kehilangan kepercayaan diri krn kedatangan karyawan baru yg 'lebih' hebat darinya.Ada juga seorang kepala sekolah swasta yg di'hantui' rasa minder krn bermunculan sekolah-sekolah yg lebih modern dilingkungannya.Seorg mahasiswa juga pernah bercerita mengenai ketidakberaniannya menempuh studi S1 krn merasa 'kalah' secara akademis dibanding kawan-kawannya.Hingga energi negatif ini juga menghantui bbrp curhat-an para bisnismen pemula yg merasa tdk pantas menawarkan 'sesuatu' ke calon pembeli yg tinggi secara strata sosialnya.
Wait for a minute.Ada apa dengan kita sih, mendadak 'lampu' kita redup saat bertemu dgn org lain yg kita anggap 'lampu'nya lebih terang benderang. Padahal jika keyakinan kita benar dan lurus, tak seharusnya hal ini terjadi. Merasa kemampuan kita kurang dibanding org lain bisa mengikis kemampuan dan ide kreativitas kita bila ditanggapi sbg energi negatif. Namun sebaliknya,akan meng-hebatkan kita jika disadari sbg sebuah 'lecutan' agar kita semakin banyak belajar dan berusaha.
So, hargailah diri kita.Sang Maha Pencipta telah mengkaruniakan semua potensi utk kita jadikan kekuatan dlm diri kita. Ubah fokus hidup kita utk selalu mengasah kelebihan,sehingga kelemahan diri terasa begitu kecil dan tak meredupkan 'lampu' dan energi semangat kita.
Yuk ngobrol :@DinarApriyanto
Selasa, 29 Januari 2013
Org hebat terlahir dr guru hebat By:@DinarApriyanto
Udara sejuk pagi itu mengiringi perjalanan saya menuju kota kembang yg sudah 2 tahun ini belum lagi sempat saya singgahi. Kabut yg menyelimuti view kota ini tak mampu menyembunyikan keindahan dan keelokan kota tersebut.Hiruk pikuk lalu lintas pagi memperkuat kesan ramainya kota yg menyimpan banyak kenangan bagi saya sejak kecil hingga saat saya masih berstatus mahasiswa.
Bbrp menit lagi,kereta yg sy tumpangi akan segera tiba di stasiun jantung pusat kota. Sederet alamat yg sdh saya tulis sebelumnya di hape,modal pagi ini untuk saya datangi satu-satu.
Akhirnya sampai juga (sambil ucap syukur,kaki saya injakkan ke bumi kota kembang).Sudah banyak berubah,dan perubahannya cukup pesat. Tak berapa lama,saya sampai di sebuah mall pusat perbelanjaan terbesar dikota ini. Tempat meeting yg pertama. Dengan tiga rekan lain,kamipun duduk di coffee shop sebuah franchise Internasional.
Bbrp jam kemudian,kamipun berpisah,sayapun kemudian menuju ke alamat selanjutnya yg sudah masuk dalam daftar kunjungan. Tak lama,sayapun sampai disebuah rumah dgn alamat persis spt yg tertera dlm catatan saya.Rumah megah yg tak tampak spt kantor,tapi benar ini alamat yg dimaksud. Sayapun beranikan menyapa salah satu org yg mondar-mandir di depan kantor itu. Ternyata memang tdk salah alamat itu. Masuk pertama kali di ruangan depan,saya merasakan aura yg berbeda dr aura ruangan biasanya. Sebagaimana ruangan tempat latihan Gym,ruangan ini dikelilingi oleh kaca yg kemungkinan besar ruangan ini digunakan utk latihan suatu aktivitas. Masuk ke ruangan berikutnya,saya menemukan pemandangan yg bagi saya istimewa. Ruangan itu dipenuhi org2 Istimewa yg mempunyai disabilitas berbagai macam,mulai dari diberi karunia disabilitas pendengaran,penglihatan,mental
Hingga dugaan saya itu terjawab kebenarannya setelah saya memperoleh penjelasan dr temen saya(manajer program) di perusahaan itu. Mereka ternyata org pilihan stlah melalui seleksi panjang dari 100 orang calon Motivator dr bbrp anak disable.
Tak henti2nya sy memuji kebesaran Alloh saat melihat,mendengar dan hadir dalam latihan pentas siang itu.Tak terasa,air matapun mengalir dr dua mata yg sejak tadi kering menatap keelokan dan kesungguhan mereka dlm melakukan latihan. Bernyanyi,menari,puisi...semua
Sayapun mengacungkan dua jempol untuk teman saya sebagai manajer program acara tersebut.Tanpanya,rasanya talenta-talenta hebat itu tak akan terlihat bersinergi secara apik dan indah...Subhanalloh...maka sekali lagi,saya membuktikan perkataan guru Expert saya (Jamil Azzaini) bahwa untuk menjadi org hebat,carilah guru-guru hebat dalam mengasah passion anda...#
Langganan:
Postingan (Atom)

